Berbanding Terbalik (Reupload)



Dalam mimpi mu , kau boleh ingin bermimpi apapun yang kau ingin.
Akan tetapi mimpi mu membatasi dirimu sendiri untuk tidak memikirkan fantasi - fantasi di luar batas kemampuan.

Mereka buta akan dunia.
Mereka terjebak dalam hal fana.

Mereka dungu akan panggilan tuhan.
Mereka terjebak dalam diorama kesesatan.

Mereka bisu akan sesuatu yang bermanfaat.
Mereka terjebak dalam alur cerita yang luar biasa berat.

Dunia ini manis .
Tapi tidak me-maniskan.

Dunia ini indah .
Tapi tak menutup kemungkinan akan musnah.

Dunia ini hangat.
Hangat akan konspirasi sesat.

dan

Kalian tahu bahwa dunia ini kejam ?
Tapi dunia ini jauh lebih tidak mengejamkan daripada neraka jahanam.

Dalam mimpi mu , kau boleh ingin bermimpi apapun yang kau ingin.
Akan tetapi mimpi mu membatasi dirimu sendiri untuk tidak memikirkan fantasi - fantasi di luar batas kemampuan.

Kebijaksanaan ini memang luar biasa indah ter-atur.

41 komentar:

  1. karakter puisi kamu beraliran post modernis terus, gak pengen coba-coba hal baru seperti prosaik, atau hal yang baru. soalnya puisi-puisi kayak gini di forum sastra udah jarang dilirik dan diterima di surat kabar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Post modernis ? Prosaik ?

      memang , puisi saya memang agak 'out of the box' dari yang lainnya .
      Ini karakter saya .
      Ini karakter blog saya.

      Hihi , ngomong ngoomong terimakasih sarannya , sangat membantu saya ini :)

      Hapus
    2. hehehehe ,gua juga gak bukan orang sastra kok hahaha, gua anak teknik cuma sok2 an aja hahaha

      Hapus
    3. Sialun , haha , mangkanya saya bingung . apa hubungannya post modernis sama tidak di terima di surat kabar :))

      Hapus
    4. hari ini gua nulis puisi tolong elu komen haha

      Hapus
  2. Tapi dunia ini jauh lebih tidak mengejamkan daripada neraka jahanam.

    saya suka dengan bagian ini.. :)

    BalasHapus
  3. Dunia ini memang kejam, dan itu semua karena ulah manusia :))
    Keren puisinya.

    BalasHapus
  4. kejamnya mungkin sekejam emak tiri

    BalasHapus
  5. menikmati dunia biar sekejam mana pun.

    BalasHapus
  6. Dunia ini ramah untk jiwa yang kejam

    BalasHapus
  7. bahasax asik,, ngebawa bangett..

    dunia ya dunia,, neraka ya neraka,, jelas beda bangg,, hehee..
    urusan akhirat penting,, urusan dunia lah yg menentukan,, *gue sok bijak,, guling2..

    BalasHapus
  8. Puisi tentang kehidupan sosial di tengah2 puisi galau yg lagi merebak dimna2..
    Siippp:D

    BalasHapus
  9. Ah iya bener..
    Sekejam-kejamnya dunia, masih lebih kejam neraka jahanam..

    Suka postingannya yg ini ;;)

    BalasHapus
  10. Ahmad Alqurniawan menyukai postingan anda.

    BalasHapus
  11. wuiih keren.. bahasanya singkat namun berat
    sekejam2nya dunia.. lebih kejam ibukota..#eh salah ya.. hihihi :P

    BalasHapus
  12. aku seneng bagian ini "Akan tetapi mimpi mu membatasi dirimu sendiri untuk tidak memikirkan fantasi - fantasi di luar batas kemampuan" :D

    BalasHapus
  13. Yah gt lah dunia, smakin menua dan tmpak tua.
    Hmm kren kta2ny ya.

    BalasHapus
  14. dunia memang kejam, tapi lebih kejam lagi jika mblo tetep jadi mblo *nahlo

    BalasHapus
  15. paling suka yg ini :

    Kalian tahu bahwa dunia ini kejam ?
    Tapi dunia ini jauh lebih tidak mengejamkan daripada neraka jahanam.

    btw kata2 nya bagussssss

    BalasHapus
  16. Dunia ini kejam bagi orang yang merasakan kekejamannya. Dunia ini indah bagi orang yang merasa keindahannya. Eh, bener gak gue? ehe..eheheh..

    BalasHapus
  17. bermimpilah km sbelum mimpi itu dilarang~

    BalasHapus
  18. gwe suka kalimat yg bilang, "Mereka bisu akan sesuatu yang bermanfaa"
    sesuai banget ama realita hidup, kerenn

    BalasHapus
  19. kata katanya bagus..
    kalo gue sendiri sih suka bermimpi

    BalasHapus
  20. gue suka kata-katanya "Dalam mimpi mu , kau boleh ingin bermimpi apapun yang kau ingin.
    Akan tetapi mimpi mu membatasi dirimu sendiri untuk tidak memikirkan fantasi - fantasi di luar batas kemampuan".
    kadang gue suka bermimpi diluar fantasi gue sendiri. dan itu menyakitkan. gue mulai suka sama aliran puisi lo bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi , sebenernya cuma dari perinterpretasian dari apa yang pernah saya lakukan , kemudian saya tulis kedalam artikel.
      Saya juga sering bermimpi , tinggal di negri dongeng , punya kekuatan super , bahkan sampai ingin jadi pacarnya nabilah jkt48 , hihi , tapi saya sadar , itu semua hanya mimpi :)

      Hapus
  21. aku jarang baca [uisi. soalnya keseringan nggak ngerti. tapi puisi-puisi disini aku selalu ngerti :)

    BalasHapus
  22. aduh, gak bisa nikmatin puisi. jd gak ngerti :)

    BalasHapus
  23. karena cuma dalam mimpi orang bisa melakukan semaunya, ga ada yang perlu ditakutin, ga bakalan ada yang ngelarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan ga ada yang perlu di takutin jika dia hidup di dunia ini berdasarkan mimpi . bukan realita yang ada . hahaha

      Hapus
  24. Emm.. puisinya ngena.
    sampe ga bisa ngomong apa-apa. semoga duniaku bukan pesona putih diatas luapan lumpur hitam. aamiin. ^^

    BalasHapus
  25. diksinya baguuus :)
    bermimpilah, karena dengan bermimpi kamu dapat menemukan duniamu sendiri :)

    BalasHapus
  26. keren bro, puisinya!
    suka! :D

    ampe merinding sayah, pas bait terakhirnya..

    BalasHapus
  27. Bermimpi juga harus bijasana ya bang.
    Dalam mimpi kita boleh bermimpi apapun yang kita ingin tetapi harus dibatasi agar tidak memikirkan fantasi - fantasi di luar batas kemampuan. (y)

    BalasHapus
  28. Bagus diksinya :) tapi ada beberapa tanda baca yang belum sesuai EYD *maaf* *hanya sebatas saran*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tanda baca ? hmm , apa korelasi nya sama EYD ?

      Wah , ada kesalahan ya ? iya nanti saya koreksi :D

      Hapus
  29. bagus puisinya, terbitkan secara indie aja dear :)

    BalasHapus